JASA GAMBAR RUMAH

JASA GAMBAR RUMAH

Rabu, 07 November 2012

MENGHITUNG KEBUTUHAN MATERIAL PAGAR


Sesuai dengan judul postingan kali ini adalah Menghitung Kebutuhan material Pagar, adalah permintaan dari pembaca yang minta bantuan menghitung kebutuhan material untuk pagar seperti gambar. Ukuran pagar Tinggi 2 meter panjang 8 meter
Hitung Volume Galian :
Lebar galian : 0,9 m, dalam galian 1,1 meter, panjang : 8 meter, maka volume galian = 0,9 x 1,1 x 8 m
= 7,92 m3
Berapa tenaga yang di butuhkan untuk menyelesaikan galian tersebut, lihat analisa
1 m3 menggali tanah biasa sedalam 1 meter
 Upah
     0,7500
OH
Pekerja
     0,0250
OH
Mandor
Maka tenaga yang di butuhkan 0,75 pekerja x 7,92 m2 = 5,94 pekerja.
Andaikan upah pekerja Rp. 50.000/hari, maka biaya untuk menggali adalah 5,94 x 50.000,-
297.000,-
Atau bila menggunakan pekerja galian ,pekerjaan tersebut diselesaikan 2 hari kerja.
Sedangkan urugan kembali diambil 40% dari biaya menggali.

Sabtu, 07 Juli 2012

MENGHITUNG RAB KEBUTUHAN MATERIAL SLOOF


Menghitung rab kebutuhan material sloof merupakan kelanjutan dari hitungan Menghitung RAB kebutuhan material fondasi batu kali.
Pedoman gambarnya sama seperti dibawah ini :



Pertama- tama yang kita hitung adalah panjang keseluruhan dari sloof, untuk gambar diatas type sloof hanya 1 macam, bila type sloofnya beberapa macam, maka setiap type sloof dihitung terpisah.
Panjang keseluruhan sloof adalah = (3m x 12) + (4m x 7) = 64 meter
Ukuran sloof 15/20 maka luas sloof adalah = 0,15 x 0,2 = 0,03 m2.

MENGHITUNG KEBUTUHAN MATERIAL BETON
Lihat Ebook 153 Analisa pekerjaan sipil . BAB.VII. PEKERJAAN BETON, di hitungan ini kami menggunakan mutu beton K-200, Yaitu pakai analisa no.5 sebagai berikut
5
 1 m3 membuat beton Mutu K-200, Slump (10 cm - 14 cm)
 Bahan
     8,8000
zak
Portland Cemen
                     -
                                    -
     0,3847
m3
Pasir Beton
                     -
                                    -
     0,5426
m3
split/koral pecah
                     -
                                    -
 215,0000
ltr
Air
                     -
                                    -
 Upah
 Jumlah
                                    -
     1,6500
OH
Pekerja
                     -
                                    -
     0,2750
OH
Tukang Batu
                     -
                                    -
     0,0280
OH
Kepala tukang
                     -
                                    -
     0,0830
OH
Mandor
                     -
                                    -
 Jumlah
                                    -
 Total
                                    -

Hitung volume sloof, pada hitungan ini Volume sloof adalah : 0,03 m2 x 64 m = 1,92 m3.
Maka berdasarkan analisa di atas untuk menyelesaikan pekerjaan sloof tersebut membutuhkan material sebagai berikut :
Semen atau PC =              8,8 zak x 1,92 m3 = 16,896 zak
Pasir beton=                      0,387 m3 x 1,92 = 0,743 m3
Split atau koral pecah = 0,5426 m3 x 1,92 = 1,042 m3
(sebaiknya gunakan koral pecah agar ikatan koral lebih kuat)
Air = 215 liter x 1,92         = 412,8 liter
Dari perhitungan diatas dapat diketahui berapa biaya yang diperlukan membeli material untuk pekerjaan sloof tersebut.
Tenaga yang dibutuhkan untuk menyelesaikan pekerjaan  adalah :
Pekerja                                                =1,65  x 1,92 =3, 2 orang
Tukang Batu                       =0,275 x 1,92= 0,53 orang
Kepala tukang = 0,028 x 1,92 = 0,054 orang
Mandor = 0,083 x 1,92 = 0,159 orang
Sehingga didapat berapa biaya yang dibutuhkan untuk membuat beton sloof tersebut, yaitu dengan caran mengalihkan jumlah tenaga dengan upah harian setempat.
LANJUT MEMBACA KLIK DISINI

Rabu, 20 Juni 2012

MENGHITUNG RAB KEBUTUHAN MATERIAL FONDASI BATU KALI



Contoh gambar cara menghitung kebutuhan material fondasi batu kali, kami menggunakan type fondasi hanya 1 macam, seperti pada gambar.
Untuk menghitung kebutuhan material maupun upah pekerjaan fondasi batu kali, pertama – tama yang kita hitung adalah luas dari fondasi tersebut, disini kami mengambil contoh hanya satu type fondasi  seperti gambar detail fondasi A-A.  ukuran fondasi tinggi 70 cm, lebar atas 35 cm lebar bawah 70 cm, maka luas fondasi adalah : (0,7+0,35)/2 x 0,7 = 0,3675 m2. Kemudian dihitung total panjang fondasi  lihat denah fondasi , panjang total fondasi = (3m x 6 x 2) + (4m x 7) = 64 meter, maka volume total fondasi adalah = 64 m x 0,3675 m2 = 23,52 m3.
Setelah volume di dapat hitung kebutuhan material dan upah menggunakan analisa.  Pada  153 Analisa Pekerjaan Sipil di Judul III.PEKERJAAN FONDASI, terdapat beberapa analisa menurut capuran semen dan pasir yang akan kita pakai pada pekerjaan fondasi tersebut.  Tetapi yang sering digunakan adalah campuran 1 semen berbanding 6 pasir tau sering di sebut campuran 1:6. Analisanya sebagia berikut.
4
 1 m3 Memasang fondasi Batu kali 1 PC : 6 Pasir
 Bahan
     1,2000
m3
Batu belah
      175.000,00
                     210.000,00
     2,9250
zak
Portland Cement
        50.000,00
                     146.250,00
     0,5610
m3
Pasir pasang
      175.000,00
                       98.175,00
 Upah
 Jumlah
                     454.425,00
     1,5000
OH
Pekerja
        40.000,00
                       60.000,00
     0,6000
OH
Tukang Batu
        60.000,00
                       36.000,00
     0,0600
OH
Kepala tukang
        60.000,00
                        3.600,00
     0,0750
OH
Mandor
        60.000,00
                        4.500,00
 Jumlah
                     104.100,00
 Total
                     558.525,00

Di analisa tersebut sdh terisi harga, karena pada harga satuan kita beri harga, secara otomatis harga pada analisa akan berubah. Harga satuan masing masing daerah berbeda, maka harga satuan diisi sesuai dengan harga dimana bangunan akan kita dirikan.
Maka untuk menyelesaikan pekerjaan fondasi dengan volume 23,52 m3 membutuhkan material.
Batu Belah = 1,2 x 23,52                                 = 28,224 m3
PC (Semen) = 2,925 x 23,52                          = 68,796 zak
Pasir Pasang= 0,561 x 23,52                          = 13,195 m3
Pekerja = 1,5 x 23,52                                       = 35,28 0rang
Tukang batu = 0,6 x 23,52                             = 14,112 orang
Kepala tukang= 0,06 x 23,52                        = 1,4 orang
Mandor = 0,075 x 23,52                                 = 1,764 orang
Perlu diingat untuk kebutuhan material alam biasanya kebutuhan melebihi dari hitungan, hal ini disebabkan dari ada kemungkinan saat membeli material di truck kita kalah hitungan volume,  sebab truck 2 yang menjual batu biasanya batu di susun sedemikian rupa, dan bila pasir ada beberapa kemungkinan yaitu tercecer, dan seperti batu sebelum masuk lokasi pasir di dalam truck biasanya di skop ulang  agar volumenya mengembang.
Dari analisa diatas sudah didapat berapa jumlah material dan tenaga yang di perlukan untuk menyelesaikan pekerjaan tersebut.
Sekarang berapa lama kita rencanakan pekerjaan tersebut akan diselesaikan.  Waktu penyelesaian dan kebutuhan tenaga harus di sesuaikan dengan lokasi. Seperti analisa di atas. Kebutuhan tenaga tersebut bila pekerjaan diselesaikan 1 hari , tetapi tidak mungkin karena pabila terlalu banyak tenaga tidak sebamnding dengan lokasi maka pekerjaan tidak bisa sesuai dengan perhitungan. Coba kita bayangkan  menurut analisa tersebut untuk menyelesiakan pekerjaan butuh  35 orang dengan tukang 14 orang, bila kita tempatkan tenaga sebanyak itu, maka lapangan akan dipenuhi oleh tenaga, bahkan tdk bisa bekerja, untuk itu diperlukan kewajaran berapa tukang dan tenaga yang diperlukan dan berapa hari pekerjaan tersebut bisa diselesaikan.
Untuk lokasi seperti diatas paling banyak menggunakan 3 tukang dengan 6 pembantu, kalau kita menggunakan julah tersebut berapa nhari pekerjaan bisa kita selesaikan :
Tukang =  14 / 3 = 4,7 hari, pekerja = 35,28/6 = 5,88 hari, dari perhitungan tersebut kita rangkum menjadi 5 hari pekerjaan tersebut bisa diselesaikan dengan menggunakan 3 tukang dan 6 pekerja.  Dan 1 orang pengawas lapangan.  Pengawas lapangan sangat berpengaruh besar terhapat kwalitas dan target yang ditentukan, sehingga pengawas perlu mengatur para pekerja jangan sampai pekerja banyak menganggur.  Dan walau di targetkan 5 hari dengan menggunakan sejumlah tenaga tersebut, seharusnya pengawas bisa memacuh pekerjaan menjadi 5 hari, kalau kita memborong dengan lebih cepat 1 hari maka keuntungan kita di 1 hari tersebut.
Dalam hal bekerja sama dengan pekerja dilapangan gampang gampang sulit, kita tdk boleh terlalu lemah maupun terlalu keras, sebaiknya untuk memacuh pekerjaan beri bonus kepada pekerja lapangan, contoh pekerjaan diatas kalau berdasarkan hitungan dengan menggunakan 3 tukang dan 6 tenaga 5 hari, maka andaikan akan kita buat menjadi 4 hari (masih wajar), kita bilang pada pekerja bahwa kalau pekerjaan tersebut bisa diselesaikan 4 hari maka pada hari ke empat semuanya di bayar 1,5 kali upah mereka. Hal ini sebaiknya di bicarakan sama pekerja dimuka, agar mereka mempunyai semangat untuk mempercepat pekerjaan tersebut. Dengan begitu pekerja diuntungkan dan kita sebagai pemilik proyek juga untung.
Demikian semoga bermanfaat, dan bagi  member rabrumahreseller, bila mengalami kendala penggunaan ebook tersebut baik mengenai pekerjaan sipil maupun cara membuat web silan menghubungi kami baik melalu hp maupun email.
Selanjutnya akan kami bahas cara menghitung sloof 

EBOOK

INI TIDAK SEPERTI EBOOK-EBOOK LAINNYA YANG MENJANJIKAN MEMBER CEPAT KAYA ATAU SEBAGAI MESIN PENGUMPUL UANG, EBOOK INI SEBAGAI PASILITAS MEMBER UNTUK USAHA BAIK SECARA ONLINE MAUPUN OFFLINE, DAN EBOOK INI KAMI BUAT BERDASARKAN PENGALAMAN KAMI SELAMA INI

1. DIBIDANG TEKNIK SIPIL : 153 ANALISA PEKERJAAN SIPIL
EBOOK INI SANGAT MUDAH DIGUNAKAN, WALAUPUN YANG TIDAK MEMPUNYAI LATAR BELAKANG DI BIDANG BANGUNAN, KARENA CUKUP MENGISI HARGA SATUAN TUKANG MAUPUN MATERIAL DI MANA BANGUNAN ITU AKAN DIDIRIKAN, MAKA AKAN MENDAPAT HARGA SATUAN SETIAP PEKERJAAN, MULAI DARI PENGGALIAN SAMPAI DENGAN PHINISING RUMAH. SEHINGGA BISA DIGUNAKAN SEBAGAI PEDOMAN UNTUK MEMBORONG PEKERJAAN BANGUNAN ATAU RENOVASI RUMAH.

2. DIBIDANG INTERNET MARKETING : 52 LANGKAH CARA MEMBUAT WEB
UNTUK MEMULAI USAHA DIBIDANG INTERNET, SEBAIKNYA MENGGUNAKAN WEB PRIBADI DENGAN DOMAIN BERBAYAR, AGAR CALON KONSUMEN LEBIH PERCAYA UNTUK BERTRANSAKSI DENGAN KITA, DIDALAM EBOOK 52 LANGKAH CARA MEMBUAT WEB INI KAMI URAIKAN SANGAT SEDERHANA MUNGKIN AGAR MUDAH DI MENGERTI,  KARENA YANG KAMI TAMPILKAN SETIAP PERINTAH ADA GAMBARNYA,DENGAN CONTOH WEB YANG KAMI BUAT,  DAN KAMI YAKIN DENGAN MENGIKUTI SETIAP PETUNJUK DARI EBOOK TERSEBUT MEMBER AKAN BISA MEMBUAT WEB DENGAN BIAYA YANG TIDAK MAHAL HANYA MENGELUARKAN BIAYA UNTUK PEMBELIAN DOMAIN
DAN ADA BEBERAPA BONUS EBOOK LAINNYA
KAMI JUGA SIAP MEMBANTU APABILA MENJUPAI KENDALA DALAM MENGGUNAKAN EBOOK TERSEBUT.




-->

Jumat, 15 Juni 2012

TAHAPAN CARA MEMBUAT RAB RUMAH


Karena masih banyak dari rekan-rekan terutama member dari RAB RUMAH, yang bingung saat akan membuat rab rumah, pada postingan ini kami mencoba menampilkan artikel tahapan – tahapan yang dilakukan untuk menghitung RAB.
Untuk menghitung RAB pertama tama yang harus kita lakukan adalah menginventaris pekerjaan, mulai dari pekerjaan awal , pertengahan sampai  dengan pekerjaan akhir.
Pekerjaan Awal, meliputi Pengukuran, pembersihan lokasi  perhitungan bisa m2 atau  lumpsum,  bowplank, pembuatan dereksikit atau gudang bila di perlukan, galian fondasi galian saluran, urugan lantai, urugan kembali.  Bongkaran bila ada.
Pekerjaan pertengahan, Lantai kerja fondasi, sloof,kolom, pasangan bata, ringbalk, pasang atap, pasang kesen. Saluran air bersih, kotor, instalasi listrik, pekerjaan lantai keramik, dinding keramik, pekerjaan sanitair
Pekerjaan akhir, plesteran , acian, pasang daun pintu, jendela, plafond, pengecatan, pekerjaan penggantung dan pengunci, Pembersihan akhir.
Dari item – item pekerjaan diatas kita jabarkan, dan mulai kita hitung volume pekerjaan tersebut. Mulai dari :

PEKERJAAN AWAL :
Pengukuran lokasi perlu di ukur sesuai dengan kenyataan dilapangan, biasanya satuan lumpsum perkirakan biaya adalah berapa tenaga yang mengukur dan waktu yang diperlukan berapa lama, andaikan kita menggunakan 1 tukang 2 tenaga dan 1 mandor(pengawas), kalikan dengan upah harian pekerja tersebut kemudian di tambah 10%. Dilanjukan dengan pekerjaan bowplank dihitung m’ , bila bangunannya tidak terlalu luas pemasangan bowplank cukup sisi pinggir bangunan.
Pekerjaan Galian, hitung volume galian dengan satuan m3 harga gunakan analisa pekerjaan sipil, kemudian urugan kembali, diambil 40% dari volume galian, bila ada pengurugan lantai hitung volume urugan lantai. Dan juga bila ada bongkaran, kalau bongkaran tidak terlalu banyak dihitung lumpsum aja, tetapi sebaliknya bila pekerjaan bongkaran banyak seharusnya dihitung permasing – masing item.

PEKERJAAN PERTENGAHAN :
Lantai kerja, perhitungan ada 2 macam yaitu dengan volume satuan m3 ada yang menghitung dengan luas satuan m2 , mungkin pembaca bertanya, kenapa bisa 2 macam, hal ini biasa dilakukan bila dihitung dengan satuan m3 volumenya kecil dan akan didapat harga menjadi murah,  maka dirubah dengan perhitungan luas, mungkin pembaca beratanya kenapa tidak dinaikan saja harga satuan lantai kerja, terkadang kalau harga satuan lantai kerja dinaikan bisa timbul 2 kemungkinan harga yang lain ikut naik, atau bahkan harga satuan lantai kerja menjadi tidak wajar. Dilanjukan pada perhitungan fondasi , kemudian sloof,kolom, ringbalk, dan pada perhitungan sloof kolom ringbalk, atau pekerjaan beton-beton kecil lainnya permasalahan harga hampir sama dengan lantai kerja.  Terkadang juga volume pekerjaan beton tersebut dijadikan m’.  perhitungan 2 ini sering terjadi pada pekerjaan pembangunan rumah bukan proyek proyek pada instansi.
Untuk pekerjaan lainnya  yang terkadang satuannya sering dirubah adalah pengecatan daun pintu, daun jendela dari m2  sering juga di gunakan unit.  Bersambung KLIK DISINI